( Compiler dan IDE yang digunakan adalah Borland C++ ver 4.5 )
STRUKTUR PROGRAM C++
Pada dasarnya C++ adalah bahasa turunan dari C sehingga gaya penulisan program C++ sama dengan C bahkan anda masih dapat menggunakan Bahasa C pada compiler C++.
Sebuah program yang ditulis dengan menggunakan bahasa c++ terdiri dari bagian :
1. Preprocessor directive
Preprocessor directives adalah perintah-perintah khusus yang ditujukan ke preprocessor. Semua preprocessor directives dimulai dengan tanda #. Karena preprocessor adalah perintah untuk preprocessornya C++ maka preprocessor directives tidak diakhiri dengan titik koma (;).
Preprocessor directives ini akan mengubah program pada saat dikompile saja, jadi perubahannya hanya bersifat sementara sementara. Setelah selesai maka program akan kembali seperti semula.
2. Fungsi
Fungsi yang merupakan dasar penyusunan blok program dalam C++. Sebuah program C++ minimal harus memiliki satu fungsi yaitu fungsi main(). Tulisan main() merupakan nama fungsi, sedangkan bagian yang diapit dengan { } disebut blok (tubuh fungsi). Dalam hal ini { merupakan tanda awal blok dan } adalah tanda akhir blok.
Struktur program c++ umumnya adalah seperti dibawah ini :
#include <nama pustaka tambahan>
void main()
{
pernyataan ;
pernyataan ;
}
contoh :
brs kode program
1. #include <iostream.h>
2.
3. void main()
4. {
5. cout << “Halo, apa kabar?”;
6. }
pada contoh diatas terdapat sebuah program yang akan mencetak tulisan Halo, apa kabar? pada layar komputer kita, program tersebut terdiri dari 4 ( empat ) baris dimana :
pada baris pertama terdapat perintah “#include <iostream.h>” maksudnya adalah mengikut-sertakan kumpulan fungsi tambahan yang tersimpan pada sebuah file yang bernama “iostream.h”
pada baris kedua tidak terdapat perintah apapun
pada baris ketiga terdapat “void main()” adalah pernyataan bagian program utama.
pada baris keempat terdapat perintah “{” awal dari bagian utama program.
pada baris kelima ada pernyataan ‘cout << “Halo, apa kabar?”;’ adalah perintah agar mencetak tulisan Halo, apa kabar? pada layar
pada baris keenam terdapat perintah “}” akhir dari bagian utama program.
model penulisan program diatas dapat juga ditulis dengan cara lain,contoh :
#include <iostream.h>
void main() { cout << “Halo, apa kabar?”; }
atau
#include <iostream.h>
void main()
{ cout << “Halo, apa kabar?”; }
kedua contoh tersebut menghasilkan output yang sama dengan contoh program diatas.
Tata perintah Bahasa C++ tidak mengenal aturan letak kolom mulainya sebuah penulisan program, sebuah baris program dapat ditulis pada kolom apa saja. Walau demikian, agar program yang dibuat mudah untuk dibaca kembali oleh penulis program maupun pemrogram lainnya, ada baiknya baris program ditata sehingga mudah dan enak dibaca.
borland c++ cukup toleransi terhadap penulisan spasi, misalnya “void main ()” akan dianggap sebagai pernyataan “void main()” tetapi penggunaan spasi secara serampangan akan menimbulkan kode kesalahan.
PERNYATAAN
Komputer tidak akan melakukan memberikan respon atau bekerja sesuai dengan kebutuhan kita jika tidak diperintah, artinya anda perlu membuat sejumlah perintah untuk dikerjakan oleh komputer.
Kumpulan perintah-perintah yang ditulis baris perbaris kita sebut sebagai baris pernyataan, selanjutnya kita sebut sebagai pernyataan saja.
Pernyataan merupakan bagian program yang berupa instruksi kepada computer untuk melakukan sesuatu., Seperti menampilkan pesan /tulisan dilayar, melakukan penjumlah / pengurangan, menunggu masukan pengguna dan lain sebagainya.
Setiap pernyataan harus diakhir dengan tanda titik koma “;”.
dalam menuliskan pernyataan hal yang harus diingat adalah C/C++ membedakan huruf kecil dan huruf besar / Kapital ( Case Sensitive )
DIarsipkan di bawah: C ++ | Leave a Comment »
